Tampilkan postingan dengan label bbm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bbm. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Agustus 2012

Hemat Energi

Dunia saat ini juga menderia krisis energi. Ketidakpedulian manusia dari dulu hingga sekarang (dan mungkin juga termasuk saya pribadi) terhadap alam sekitarnya, yaitu mengeksploitasi SDA secara besar-besaran tanpa terlebih dahulu melihat ke depannya. Hal ke depannya yaitu berupa ketersediaan SDA untuk kemaslahatan orang banyak di masa yang akan datang.
Tetapi syukur akhir-akhir ini manusia mulai sadar akan keterbatasan SDA yang ada di muka bumi ini. Manusia pun berusaha menemukan dan mengembangkan BBM alternative di bidang kendaraan dan juga dapur (memasak). Selain itu juga recycle sampah atau barang yang sudah tidak berdaya guna untuk bisa dimanfatkan kembali. Dan juga cara-cara yang lainnya dalam usaha menyelamatkan bumi kita tercinta.
Satu hal yang harus disadari oleh manusia khusudnya manusia Indonesia adalah upaya hemat energi. Ayo dukung program pemerintah ini yang tentunya hal tersebut baik untuk kita semua.. nah, supaya penghematan ini berjalan baik, tentunyadimulai dari diri kita sendiri dan lingkungan tempat kita berada. Penghematan itu dapat berupa :
  1. DI Bidang Energi Listrik
  1. Kita bila berada di rumah di kos-kosan atau di mana saja tempat kita berteduh, bermalam di ruangan yang ada penerangannya, penerangan itu (lampu) kita matikan bila kita kan tidurkhususnya bagi laki-laki. Masak laki-laki takut sma gelap seperti itu, ya kalau ada yang trauma dengan kegelapan bukan salah dia tetapi yang salah adalah keadaan.
  2. Matikan lampu kamar/rumah bila akan keluar (bila dirasa keluar kamar/rumah cukup lama). Jangan ditinggal dalam keadaan hidup, itu percuma. Tidak ada kegiatan dalam kamartetapi lampunya masih menyala.
  3. Matikan TV bukan pada power yang ada di TV, tetapi cabut/lepas kabel TV dari stop kontak. Karena (yang saya dengar/ketahui) menghidup matikan power di TV itu sama halnya dengan TV enyala selama 1 jam, bayangkan. Nah, bila dihitung baru menghidupkan TV (dengan menghidupkan power TV) saja sudah dihitung 1 jam, rugi banyak jelas. Dan bila dilihat dari segi ekonomis saja (kelangsungan/keawetan TV), TV yang power TV-nya dihidup matikan itu akan cepat rusak dibandingkan dengan TV yang dicabut kabel TV-nya bila akan mematikan TV. (Hal ini sudah saya alami sendiri di rumah keluarga saya)
  4. Anak kos-kosan pasti banyak yang suka mendengarkan radio. Tips sederhananya adalah jangan meninggalkan radio dalam keadaan hidup bila kita mau tidur. Begitu juga dengan kipas angin.
Ingat juga solusi hemat energi dari pemerintah : “17-22”
  1. Di Bidang Energi BBM
  1. Hal yang menjadi pehatian dunia saat ini adalah masalah BBM. Bila mau bepergiandalam jarak dekat bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau naik sepeda ontel. Bagi anak kos-kosan teutama anak kuliah, diusahakanperkecil frekuensi penggunaan motor menuju ke kampus, hitung-hitung hemat BBM juga uang saku. Itu bisa disiasati dengan cara berjalan kaki menuju kampus bila pagi hari, selain udara masih segar juga menyehatkan badan dan juga bisa dilakukan pada sore hari. Pada siang hari silakan memakai motor (alasan udara panas adalah alasan yang paling kuat) tetapi juga dapat disiasati dengan cara jalan kaki memakai topi.
  2. Bila mau bepergian jauh diusahakan menggunakan lat transportasi missal.
Dan tentunya masih banyak energy-energi di bidang lainnya yang perlu kita hemat penggunaannya. Oleh karena itu, saya himbau di sini bahwa : “mari mulai sekarang kita menghemat penggunaan energy demi kelangsungan kita bersama, kesejahteraan kita bersama”.

Minggu, 11 April 2010

Dunia saat ini juga menderia krisis energi. Ketidakpedulian manusia dari dulu hingga sekarang (dan mungkin juga termasuk saya pribadi) terhadap alam sekitarnya, yaitu mengeksploitasi SDA secara besar-besaran tanpa terlebih dahulu melihat ke depannya. Hal ke depannya yaitu berupa ketersediaan SDA untuk kemaslahatan orang banyak di masa yang akan datang.

Tetapi syukur akhir-akhir ini manusia mulai sadar akan keterbatasan SDA yang ada di muka bumi ini. Manusia pun berusaha menemukan dan mengembangkan BBM alternative di bidang kendaraan dan juga dapur (memasak). Selain itu juga recycle sampah atau barang yang sudah tidak berdaya guna untuk bisa dimanfatkan kembali. Dan juga cara-cara yang lainnya dalam usaha menyelamatkan bumi kita tercinta.

Satu hal yang harus disadari oleh manusia khusudnya manusia Indonesia adalah upaya hemat energi. Ayo dukung program pemerintah ini yang tentunya hal tersebut baik untuk kita semua.. nah, supaya penghematan ini berjalan baik, tentunyadimulai dari diri kita sendiri dan lingkungan tempat kita berada. Penghematan itu dapat berupa :


DI Bidang Energi Listrik

  1. Kita bila berada di rumah di kos-kosan atau di mana saja tempat kita berteduh, bermalam di ruangan yang ada penerangannya, penerangan itu (lampu) kita matikan bila kita kan tidurkhususnya bagi laki-laki. Mask laki-laki takut sma gelap seperti itu, ya kalau ada yang trauma dengan kegelapan bukan salah dia tetapi yang salah adalah keadaan.

  2. Matikan lampu kamar/rumah bila akan keluar (bila dirasa keluar kamar/rumah cukup lama). Jangan ditinggal dalam keadaan hidup, itu percuma. Tidak ada kegiatan dalam kamartetapi lampunya masih menyala.


  3. Matikan TV bukan pada power yang ada di TV, tetapi cabut/lepas kabel TV dari stop kontak. Karena (yang saya dengar/ketahui) menghidup matikan power di TV itu sama halnya dengan TV enyala selama 1 jam, bayangkan. Nah, bila dihitung baru menghidupkan TV (dengan menghidupkan power TV) saja sudah dihitung 1 jam, rugi banyak jelas. Dan bila dilihat dari segi ekonomis saja (kelangsungan/keawetan TV), TV yang power TV-nya dihidup matikan itu akan cepat rusak dibandingkan dengan TV yang dicabut kabel TV-nya bila akan mematikan TV. (Hal ini sudah saya alami sendiri di rumah keluarga saya)

  4. Anak kos-kosan pasti banyak yang suka mendengarkan radio. Tips sederhananya adalah jangan meninggalkan radio dalam keadaan hidup bila kita mau tidur. Begitu juga dengan kipas angin.

Ingat juga soslusi hemat energi dari pemerintah : “17-22”



Di Bidang Energi BBM

  1. Hal yang menjadi pehatian dunia saat ini adalah masalah BBM. Bila mau bepergiandalam jarak dekat bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau naik sepeda ontel. Bagi anak kos-kosan teutama anak kuliah, diusahakanperkecil frekuensi penggunaan motor menuju ke kampus, hitung-hitung hemat BBM juga uang saku. Itu bisa disiasati dengan cara berjalan kaki menuju kampus bila pagi hari, selain udara masih segar juga menyehatkan badan dan juga bisa dilakukan pada sore hari. Pada siang hari silakan memakai motor (alasan udara panas adalah alasan yang paling kuat) tetapi juga dapat disiasati dengan cara jalan kaki memakai topi.


  2. Bila mau bepergian jauh diusahakan menggunakan lat transportasi missal.

Dan tentunya masih banyak energy-energi di bidang lainnya yang perlu kita hemat penggunaannya. Oleh karena itu, saya himbau di sini bahwa : “mari mulai sekarang kita menghemat penggunaan energi demi kelangsungan kita bersama, kesejahteraan kita bersama”.

Demo Kenaikan Harga BBM

Hari demi hari harga BBM naik perbarrelnya. Itu tidak dapat disangkal dari kenyataan bahwa persediaan minyak mentah dunia yang semakin menipis. Dan itu dapat diantisipasi dngan berbagai bahan alternative yang dikembangkan oleh individual maupun kelompok.


Kembali ke masalah BBM. Di berbagai Negara dan khususnya di Indonesia harga BBM naik sekitar 30 %. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya banyak gelombang aksi demo menolak kenaikan harga BBM. Demo boleh saja, asal tertib dan damai, tetapi kebanyakan aksi demo tersebut berakhir ricuh yang memaksa aparat kepolisian untuk turun tangan. Dan yang disesalkan adalah adanya kerusakan fasilitas umum dan kemungkinan terjadinya korban luka.


Yang lebih penting lagi adalah orang-orang yang melakukan aksi demo ini biasanya dalam jumlah besar dan membutuhkan banyak kendaraan. Justru kendaraan yang mereka pakai kan memakai BBM, nah kalau bensin atau solar kendaraan mereka habis, bagaimana? Apakah mereka mau beli karena terpaksa atau memang butuh untuk pelaksaan orasi. Kalau beli berarti mereka harus membayar dengan tarif yang berlaku dong tentunya. Dan selanjutnya untuk pengeras suara apakah mereka pakai sound system? Itu juga membutuhkan BBM. Berarti kalau mau berdemo menolak kenaikan harga BBM ya solusi paling baik adalah BERJALAN dari rumah atau kampus atau tempat awal lainnya menuju ke tempat orasi dan pengeras suaranya memakai MEGAPHONE dan tentunya demo itu diusahakan berjalan dengan tertib dan damai.

Insiden Monas 1 Juni 2008

Mengapa insiden monas harus terjadi? Apakah penyebab sebenarnya?

Sebagai oaring awam, kita terutama saya tidak tahu secara persis penyebab insiden monas itu. Tapi, hal-hal yang dikaitkan dengan kejadian tersebut adalah untuk menutupi isu kenaikan harga bbm yang dari hari ke hari harganya semakin tinggi dan yang kedua adalah mengenai ajaran ahmadiyah.

Kalau menurut saya secara pribadi, ahmadiyah ini benar tidak perlu dibubarkan, tetapi dalam hal ini perlu adanya pembinaan warga ahmadiyah yang meyakini bahwa adanya nabi setelah Nabi Muhammad saw. Hal itu perlu diluruskan, karena berdasar kitab suci Al Qur'an dan Hadist menerangkan bahwa Nabi Muhammad saw adalah nabi yang terakhir. Nah, pembinaan itu tentu saja tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan masyarakat khususnya masyarakat yang beragama Islam.

Dan mengenai Front Pembela Islam (FPI) yang melakukan tindakan kekerasan terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasab Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di Monas itu sendiri juga tidak perlu dibubarkan. Mengapa? Karena faham dari FPI sudah benar tapi hal yang perlu disesalkan itu adalah tindakan kekerasannya yang meresahkan warga.

Yang aneh dari massa yang menginginkan FPI dibubarkan adalah jelas-jelas ahmadiyah yang dalam masalah ikut berdemo dan yang anehnya lagi adalah ada massa dari Jawa Timur itu adalah para germo dan mucikari. Apa itu tidak salah…..seharusnyalah mereka yang didemo(para mucikari dan germo) dan perlu dibubarkan dan dihukum oleh para penegak hokum.

Dari pihak AKKBB sendiri “yang beragama Islam” dan para pembela ahmadiyah “yang beagama Islam” , apakah merka itu tidak tahu, tidak mengerti, atau tidak mau tahu dan ambil pusing bahwa Islam adalah keyakinan mereka dan mengetahui seluk beluk agama Islam yang salah satunya adalah pengakuan bahwa Nabi Muhammad saw adalah nabi utusan Allah SWT yang terakhir? Apakah merka hanya mementingkan golongan..gengsi dari organisasi yang mengatas namakan kebebasan dan HAM?

Jadi, mari kita dukung SKB dari 3 menteri dengan perlunya penyempurnaan isi-isinya.